Search

Friday, December 20, 2019

Leopard 2 Main-Battle Tank


- Leopard 2 -


Leopard 2 adalah tank tempur utama (Main-Battle Tank) buatan Jerman yang didesain Krauss - Maffei pada tahun 1970. Tank ini merupakan pengembangan dari pendahulunya Leopard 1 untuk menyaingi tank-tank Uni Soviet khususnya keluarga T-68 yang dianggap lebih unggul baik dalam kemampuan tempur. Mengingat pada saat itu Amerika Serikat dan Uni Soviet terlibat dalam perang dingin dimana kedua negara super-power tersebut saling berlomba-lomba dalam hal persenjataan.

Bekerja sama dengan Belanda, Tank ini mulai diproduksi  dari tahun 1979 hingga saat ini dengan varian terbaru versi Leopard 2A6. Hingga kini, sudah ada 3600 Tank yang diproduksi dalam berbagai varian.

Dengan bobot mencapai 62,3 ton, panjang 9,97 meter (sudah termasuk laras), lebar 3,75 meter, dan tinggi 3 meter, Leopard 2 jelas masuk dalam kategori Tank Tempur Utama/ Main-Battle Tank.

Diawaki 4 awak, Leopard 2A6 dipersenjatai dengan meriam utama 120mm Rheinmetall L/55 smootbore dengan kapasitas 42 peluru yang dapat menghantam target sejauh 4000 meter serta 2 senapan mesin 7,62mm MG3A1 dengan kapasitas 4750 peluru sebagai senjata pendukung. Tank ini diharapkan dapat menyaingi MBT lainnya dalam pertempuran. Untuk pertahanannya sendiri, tank ini sudah menggunakan armour 3rd Generation Composite yang diperkuat dengan Hardened Stell, Tungsten, serta keramik khusus untuk menahan serangan maupun ledakan.

Mengingat bobotnya yang mencapai lebih dari 62 ton, tank ini ditenagai 1 mesin MTU MB 873 Ka-501 V12 twin turbo diesel dengan pendingin cairan yang dapat membuatnya melaju hingga kecepatan 68 Km/H sejauh 400Km dijalan aspal atau 240Km dijalan tanah dengan kapasitas tangki bahan bakar 1200 Liter dan suspensi torsion bar seperti tank-tank lain pada umumnya.

Banyak negara-negara di afrika dan asia yang menaruh minat pada Leopard 2 karena kemampuannya serta harganya yang terbilang cukup murah mengingat Jerman dan Belanda sebagai pengguna pertama memiliki stok yang berlebih dan tidak digunakan karena berakhirnya perang dingin setelah Soviet runtuh akibat pergolakan revolusi. 

Jika dibandingkan dengan tank-tank segenerasinya, Leopard 2 hanya sedikit kalah dari T-90 dan Abrams dalam hal pertahanan meskipun memiliki daya serang yang sepadan. Dalam satu skenario tempur dimedan terbuka dengan komposisi 4 VS 4 melawan 2 tank tersebut, Leopard 2 mampu menorehkan persentase kemenangan mencapai 48% dalam keadaan sama-sama mampu menembak target secara tepat sasaran jika melawan Tank Abrams Amerika dan 43% jika melawan Tank T-90.

No comments:

Post a Comment